Selasa, 14 Desember 2010

[news] Daesung mendapat surat terimakasih dari ayah Jung Eun



Sebelumnya udah diberitahukan bahwa Daesung terlihat mengunjungi seorang gadis penderita leukimia di ASAN hospital, gimana ceritanya sampe Daesung bisa berada disana? jadi ceritanya ayah dari Jung Eun ini awalnya masukin Jung Eun dalam sebuah yayasan untuk bisa menuhin harapannya dia, tapi sayang sekali Jung Eun tidak terpilih oleh yayasan itu untuk dikabulkan keinginannya.. akhirnya karena cinta ayahnya yang luar biasa besar, ayah Jung Eun nekad masuk ke website untuk Daesung dan meninggalkan pesan disana. Isi suratnya adalah menceritakan tentang kondisi Jung Eun dan bagaimana dia sangat ngefans sama Daesung, ayah ini juga bilang kalau dia sangat ingin mewujudkan keinginan terakhir putrinya ini yaitu bertemu dengan Daesung. Jadi dia sangat berharap Daesung bisa datang untuk mengunjunginya. Pesan ini ditulis hari minggu, dan dengan mengejutkan Daesung terlihat berada dirumah sakit itu pada hari senin nya..dia datang bersama Sean dari Jinusean.. dia sempat berfoto dengan fans, seorang gadis yang ternyata bukan Jung Eun karena kondisi Jung Eun kritis, dia harus berada di ruangan khusus. Disana Daesung bertemu beberapa fans dan memberikan tandatangannya pada siapapun yang meminta. Kali ini, setelah keinginannya terwujud, sang ayah kembali mengirimi Daesung pesan yang berisikan ungkapan terimakasihnya. Berikut ini pesannya : 
Telah larut malam.
Sore ini benar-benar hari yang sangat mengharukan.
Big Bang dan Jinusean Sean mengunjungi putriku di rumah sakit.
Ketika pertama aku menulis pesan, moderator situs ini mengirimiku pesan yang memberiku harapan malam itu.
Katanya ‘Aku akan mencoba yang terbaik untuk memastkan harapan Jung Eun terkabul’.
Banyak netizen mengirimiku email untuk mendukungku.
Dengan tulus aku berterimakasih pada setiap netizen yang melakukan banyak hal untuk membantu seseorang yang bahkan tidak kau kenalf.
Pagi ini dokter yang menangani Jung Eun melakukan kunjungan pemeriksaan dan istriku bertanya tentang   keluar dari rumah sakit. Dokter bilang 'itu tidak mungkin' , ‘ Sel darah putih Jung Eun jumlahnya 90,000′, ‘Jika melebihi 100,000 akan menyebar ke otaknya dan ia harus berjuang melewati penderitaan’.
Istriku bilang jika Jung Eun ingin bertemu keluarganya dan bertanya apakah mungkin jika setidaknya ia bertemu dengan keluarga, dan dokter billang ia menyerahkan semuanya pada suster.
Ini terjadi pagi ini.
Benar-benar situasi yang menyedihkan, yang bisa kulakukan hanyalah melihat putriku yang masih muda yang tidak memiliki harapan melewati penderitaan.
Ketika pertama meninggalkan pesan disitus itu karena yang bisa kulakukan hanya membiarkannya pergi.
Setelah itu sekitar jam makan siang, istriku mendapat telepon yang memberitahu jika Daesung akan datang dan kami memutuskan merahasiakannya dari Jung Eun.
Tapi kami pikir Jung Eun akan malu jika ia terlihat tanpa rambut di depan Daesung yang sangat ia sukai, jadi kami hanya memberitahunya untuk menggunakan wig. 
Aku tidak dapat bertemu Daesung, Sean dan manajernya dirumah sakit.
Tapi Jung Eun bilang ia sangat senang dan gemetar tidak dapat memberikan pertanyaan apapun pada Daesung.
Ia bicara soal waktu ia dan ibunya datang menonton konser mereka di Olympic Park, dan ketika ia bilng ia duduk sangat jauh sehingga tidak bisa melihat dengan baik, Daesung berjanji ia akan memastikan Jung Eun akan bisa menonton konser mereka di kursi VIP Februari mendatang.
Saat aku di bus menuju Seoul, aku menerima telepon dari Jung Eun.
Jung Eun: ‘Ayah~~ ini aku~’
Aku: ‘Ah putriku’
Jung Eun: ‘Apa kau sedang dalam perjalanan kesini?~’
Aku: ‘Yep’
Jung Eun: ‘Cepatlah, aku mencintaimu~’
Aku: ‘Ayah juga mencintaimu Jung Eun’
Rasanya sudah sekian lama aku tidak mendengar suaranya yang begitu cerah, aku tidak bisa ingat sejak kapan ia terakhir mengatakan padaku ‘Aku mencintaimu Ayah~’.
Saat aku tiba dirumah sakit, Jung Eun tersenyum.
Saat ia melihatku makan malam disebelahnya ia mengatakan ‘Ayah~ Makan yang banyak~’ dan memberikanku senyuman yang cerah.
Walaupun ia berjuang dengan demam saar pukul 7 dan 8 malam hari, Ia tetap mengobrol hingga jam 11 malam..
Ia bilang ia sangat bersemangat dan ia pikir ia tidak bisa tidur malam itu dan ia ingin menciumku namun karena ia tidak bisa melakukannya ia hanya membuat gerakan wajah seolah ingin menciumku.
Tapi aku masih melihat air mata di matanya.
Aku bilang padanya : ‘Sel darah putihmu mungkin akan terjerembab besok malam’
Ia membalas ‘Yeah~’.
‘Sistem kekebalan tubuhmu juga mungkin akan membaik’.
Ia menjawab ‘Tentu saja’ dan tersenyum dengan cerah.
Aku berencana bertemu spesialis kanker besok untuk membicarakan perawatan lebih bagi Jung Eun.
Tidak peduli seberapa besar keputusanku membiarkannya pergi, disudut hatiku aku tidak bisa membiarkannya pergi.
Aku terus menangis.
Selain dari hari pertama kemoterapinya, ia tidak pernah menunjukkan air matanya hingga hari ini.
Terimakasih.
Pada semua orang yang menunjukkan perhatian dan dukungan, aku berterimakasih dengan tulus.
Dan pada Jinusean Sean aku mau bilang kau adalah Santa Desember ini.
Dan pada Daesung, Jung Eun sangat berterimakasih dan bilang pada ibunya ‘Aku akan membaik’ dan dengan kuat tidak menyetujui tentang tulisanku tentang 'harapan terakhirnya' dan aku mau berterimakasih karena telah memberinya harapan baru.
Aku mengumpulkan semua keberanianku untuk mengatakan ini
Mohon berikan Jung Eung bibit keajaiban.
Mohon berikan pesan harapan pada Jung Eun
Walaupun dengan pesan sederhana, mujizat bisa terjadi …………… 010-3193-8482 [nomor telepon Jung Eun]

cr. allkpop
indo trans by Marsha @VIPindonesia

Bener-bener menyentuh~ bukan cuma karena Daesung mau datang ditengah kesibukannya, tapi bagaimana cinta seorang ayah pada anaknya yang luar biasa. VIP indonesia juga mau berdoa untuk Jung Eun.. semoga semua yang terbaik yang terjadi. Tuhan punya rencana untuk Jung Eun, God Bless~

0 komentar:

Posting Komentar